Pemuda Muhammadiyah Buleleng Kerjasama dengan Kantin SMP Muhammadiyah Singaraja

SuaraMu Buleleng – Selasa 13 Agustus 2024, Pemuda Muhammadiyah Buleleng melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kantin SMP Muhammadiyah 2 Singaraja. Kerjasama tersebut dalam rangka pengembangan kewiraahaan.

Ketua Bidang Ekonomi PD Pemuda Muhammadiyah Buleleng, Husen Umar, menyampaikan terima kasih kepada mitra kerjasama Kantin SMP Muhammadiyah 2 Singaraja. Ia berharap, dengan adanya sinergi tersebut mampu menggerakkan roda ekonomi secara berkala.

Husen Umar mengungkapkan bahwa mitra bisnis ini termasuk dalam rangka membangun jiwa wirausaha berkemajuan yang telah digagas PD Pemuda Muhammadiyah Buleleng melalui beragam program.

Dengan adanya MoU, Husen mengungkapkan ke depan kader-kader Pemuda Muhammadiyah di tiap daerah se-Indonesia akan digerakkan menjadi agen produk ekonomi inklusif.

“Targetnya adalah bagaimana teman-teman Pemuda Muhammadiyah, di Buleleng khususnya, bisa lebih mandiri di setiap kegiatan atau event,” ujarnya.

Ketua Umum PD Pemuda Muhammadiyah Buleleng, Muhammad Fardiansyah alias Ardi berharap, kerjasama dengan Kantin SMP Muhammadiyah 2 Singaraja menjadi salah satu batu loncatan untuk mengepakkan sayap dalam memajukan perekonomian pergerakan pemuda di Buleleng.

“Ikhtiar ini semoga dilancarkan dan saya berharap tidak berhenti di satu tempat ini aja. Di beberapa tempat Amal Usaha Muhammadiyah kita berharap dukungan untuk mendidik kader-kader Muhammadiyah sebagai anak bangsa untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa,” jelasnya.

Mitra bisnis ini berjalan sesuai dengan cita-cita PP Pemuda Muhammadiyah bahwa ada 4 pilar pergerakan, salah satunya kewirausahaan sosial. Generasi muda Indonesia sesungguhnya merupakan aset penggerak ekonomi masa depan. Tak heran jika kini banyak negara di dunia menciptakan kebijakan ekonominya, dengan mengikuti karakter yang dimiliki generasi muda.

SDM generasi muda harus terus dikembangkan demi menunjang kehidupan ekonomi Indonesia pada masa yang akan datang. Pemuda negarawan tegak di atas pilar ekonomi yang kuat.

Namun, Pemuda Muhammadiyah bukan sekadar mendorong pemberdayaan ekonomi untuk memenuhi mobilitas sosial personal. Usaha memperkuat ekonomi, seiring pemberdayaan ekonomi kerakyatan, membantu keluar dari jerat kemiskinan. (smb)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *