Berbagi Takjil Gratis, Berbagi Kebahagiaan kepada Masyarakat

  • Esai Muhammad Fardiansyah

BULAN Ramadan merupakan bulan suci yang penuh berkah. Sebab, di bulan ini Allah SWT memberikan berlipat pahala bagi orang yang mengerjakan kebaikan. Untuk mendapatkan pahala yang Allah SWT janjikan, salah satu yang bisa dikerjakan adalah memberi makan untuk berbuka bagi orang yang berpuasa.

Ramadhan adalah bulan yang paling kita nanti-nanti. Banyak kegiatan dan rutinitas positif yang membekas di ingatan kita, seperti Kirab Ramadhan dan Buka Puasa Bersama, dan masih banyak kegiatan positif lainnya.

Ada beberapa cerita dan pengalaman yang berkesan. Sebutlah bahwa puasa itu tidak hanya menahan lapar dan dahaga. Lebih dari itu, puasa merupakan pemersatu umat tanpa memandang ras maupun agama. Misalnya kegiatan Tebar Takjil Gratis.

Apa benar Tebar Takjil Gratis bisa menjadi pemersatu umat? Bisa saja. Di Singaraja, misalnya, Tebar Takjil Gratis yang dilaksanakan tidak hanya dinikmati warga Muslim saja, tapi juga semeton non Muslim. Mereka juga ikut merasakan suasana puasa. Suasana persaudaraan sangat terasa, meskipun ada  perbedaan ras maupun agama.

Tebar Takjil Gratis merupakan salah satu program rutin dari Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Buleleng bekerjasma dengan Lazismu Buleleng yang di-support penuh oleh ortom Muhammadiyah di Buleleng.

Tahun 2024, Tebar Takjil Gratis membagikan 320 bungkus nasi dan es buah. Dilaksanakan di pusat kota Singaraja. Di Jalan Diponegoro, tepatnya di depan Baja Mas, rumah kader Pemuda Muhammadiyah Buleleng, pada hari Sabtu, 30 Maret 2024.

Bagi kami, memberikan takjil merupakan salah satu cara yang paling mudah dan cukup terjangkau untuk mendapatkan pahala yang dijanjikan Allah SWT. Meskipun hanya dengan memberikan secangkir air putih dan juga sepotong kue atau satu buah kurma sudah menjadi ladang pahala bagi yang memberikan. 

Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang berbagi takjil kepada orang yang berpuasa, maka ia mendapatkan pahala puasa tanpa mengurangi pahala puasa orang yang ditraktir takjil.” (HR. Ahmad: 4/114, dan disahihkan oleh Tumudzi: 807)

Kebersamaan terasa saat Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah bersama AMM (Angkatan Muda Muhammadiyah) Buleleng mengadakan Tebar Takjil Gratis. Mulai saat penggalangan dana hingga saat membagikan kepada masyarakat.

Beragam kalangan tersentuh program ini, termasuk para pejuang pencari nafkah di jalanan seperti petugas kebersihan, hingga driver ojek online yang ketika adzan maghrib berkumandang masih berada di jalanan. 

Sembari Tebar Takjil Gratis, Kokam Buleleng menjadi garda terdepan dalam pengamanan acara tersebut. Agar pembagian tanjil di tengah ramai suasana lalu lintas tersebut berjalan aman. Yang membagikan dan yang menerima takjil selamat, tertib dan tidak mengganggu aktivitas lalu lintas. Jangan sampai niat baik membagikan takjil malah mengganggu pengguna jalan dan dikeluhkan masyarakat.

Berbagi kepada sesama akan menambah kesempurnaan ibadah di bulan Ramadhan. Semoga dengan paket ifthar ini, warga Muhammadiyah dapat berbagi keceriaan dan keberkahan bagi masyarakat Buleleng.

Tebar Takjil Gratis ini harus dijadikan tradisi. Harus dirawat oleh warga Muhammadiyah karena ini merupakan bagian dari mengaktualisasi nilai-nilai Islam yang berkemajuan. Dengan Tebar Takjil Gratis itu akan benr-benar terwujud Islam rahmatan lil alamin (rahmat untuk seluruh alam). Warga Muhammadiyah terus peduli kepada sesama dan bermanfaat untuk masyarakat Buleleng. []

*) Penulis adalah Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Buleleng

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *