Bola

  • Oleh Drs. Yuskardiman, M.Pd.

PIALA Eropa dan Copa America dilaksanakan berbarengan. Komentar Mbape bahwa Piala Eropa lebih bermutu dari Copa America. Dibuktikan bahwa juara dunia banyak dihasilkan wakil Eropa (Jerman, Inggris, Perancis, Italia dan Spanyol).

Sementara dari benua Amerika hanya Brazil, Argentina dan Uruguay. Komentar Mbape ditanggapi dingin oleh Lionel Messi dengan mengatakan lebih banyak negara Amerika Latin yang juara di Eropa. Hanya Jerman juara saat piala dunia dilaksanakan di Brazil.

Sedangkan di tempat netral imbang: Spanyol juara di Afrika Selatan, sementara Brazil juara di Korea-Jepang. Maestro bola bertalenta dari benua Amerika seperti Pele, Maradona dan Messi jauh melampaui Beckenbauer, Johan Cruyff, Zinedine Zidane dan Ronaldo.

Babak 8 besar Piala Eropa menghadirkan semuanya dari Eropa Barat. Sebab, wakil Eropa Timur berguguran di fase 16 besar, seperti Georgia, Slovakia, Slovenia dan Rumania. Tinggal Jerman, Swiss, Spanyol, Inggris, Perancis, Belanda, Portugal dan Turki.

Pasti orang Eropa menghendaki Turki disingkirkan Belanda. Karena Turki lain sendiri. Tapi kita yang di Indonesia mengharapkan Turki seperti Yunani. Juara walau tidak diunggulkan. Sulit memprediksi pemenang antara Jerman vs Spanyol. Jerman tuan rumah, langganan juara dunia. Tapi Spanyol sparo nyolong. 

Portugal vs Prancis, lebih diunggulkan Perancis. Inggris vs Swiss juga bakalan seru. Belanda vs Turki, Belanda begitu perkasa menumbangkan Rumania 3-0 lewat permainan total football ala Ronald Koeman.

Sang pelatih Belanda pastilah Belanda menebar kuman di pertahanan Turki. Sementara kita pasti menyemangati Turki untuk menang, karena dua hal : Belanda pernah menjajah kita dan  nama-nama pemain Turki mirip-mirip dengan nama kita.

Sementara babak 8 besar Copa Amerika nampaknya akan menampilkan “el clasico” antar Argentina vs Brazil di final. Mengingat setelah Argentina menghadapi Ekuador. Menunggu pemenang antara Venezuela vs Canada.

Argentina tampil sempurna di fase grup dengan tiga kali menang. Lima memasukkan tanpa kemasukan. Messi istirahat saat Argentina membantai Peru 2-0. Sementara Brazil gagal juara grup saat ditahan imbang 1-1 Kolombia. Peru kalah dari Argentina karena kebanyakan ibukota. Ibukota Peru: Lima. Terus hubungannya apa? Indonesia mau pindah ibukota saja ribetnya setengah ampun.

Sementara kalau Brazil bisa melewati Uru”Suarez”guay, akan dihadang Kolombia vs Panama.

Menarik untuk ditonton. Mulai tengah malam, dini hari dan pagi hari disuguhi babak 8 dua benua dedengkot bola. Yang kerja, kerja saja. Biar para pensiunan mengabarkan. Kan ngih ….

Allah SWT sedang menampakkan bumi seperti bola kepada umat manusia. []

*) Penulis adalah Ketua LSBO PD Muhammadiyah Buleleng

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *