SuaraMu Buleleng – Anggota Komisi VIII DPR RI, Ketut Kariyasa Adnyana, menyapa guru dan siswa SMP dan SMA Muhammadiyah 2 Singaraja di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Singaraja, Selasa (14/10/2025). Pada acara yang bertajuk “Pendidikan Karakter Berbasis Keluarga” tersebut dihadiri Pimpinan Daerah Muhammadiyah Buleleng.
Ketua PD Muhammadiyah Buleleng, H. Moh. Ali Susanto, M.Pd., memberi kata sambutan, menjelaskan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Ketut Kariyasa Adnyana di Perguruan Muhammadiyah Buleleng.
“Kehadiran beliau di tengah kita menandakan bahwa beliau orang yang konsen untuk senantiasa mendengar dan menyerap apa-apa yang menjadi kepentingan masyarakat. Kita tahu di Bali, Hindu merupakan mayoritas, tetapi beliau menyempatkan hadir di tengah-tengah kita, karena kita ini dilihat dan dipandang sebagai bagian dari masyarakat Bali,” kata Ali Susanto.
Kepentingannya, tambah dia, mari kita jaga Bali. Mari kita pelihara Bali, dengan kapasitas dan kualitas kita masing-masing.
“Atas nama Pimpinan Daerah Muhammadiyah Buleleng saya sampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Pak Ketut Kariyasa Adnyana. Yang jelas beliau mungkin baru melihat dan mengetahui kami. Kalau kami sebagian sudah mengenal minimal mendengar nama Pak Ketut Kariyasa. Dan nampaknya Allah, Tuhan Yang Maha Esa menakdirkan kita ketemu langsung,” ujarnya.
Ali Susanto menjelaskan bahwa di Buleleng Muhammadiyah sudah ada sejak 1939, sebelum Indonesia merdeka. Kiprah Muhammadiyah sejak berdiri hingga sekarang memang di bidang pendidikan dan kesehatan.
“Kompleks ini kami namakan Perguruan Muhammadiyah Singaraja karena berdiri SD Muhammadiyah, SMP Muhammadiyah, dan SMA Muhammadiyah Singaraja. Sementara TK-nya ada di Jl. Merak yang dikelola salah satu ortom khusus Muhammadiyah, yakni ‘Aisyiyah,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan, bahwa Muhammadiyah Buleleng saat ini sedang membangun klinik pratama, yang lokasinya di bekas Balai Kesehatan Ibu dan Anak. “Sekarang pembangunan gedungnya tinggal finishing. Mohon atensi dan perhatian dari Pak Ketut Kariyasa nantinya,” harapnya.
Sementara anggota Komisi VIII DPR RI, Ketut Kariyasa Adnyana, mengaku kagum dengan Muhammadiyah Buleleng. “Muhammadiyah Buleleng ternyata luar biasa. Memiliki amal usaha pendidikan,” katanya.
Ia mengatakan, tidak salah kalau warga Buleleng, khususnya umat Islam, memilih bersekolah di sekolah Muhammadiyah. “Dari segi infrastruktur dan SDM-nya sudah sangat memadai, dan Muhammadiyah ini merupakan organisasi besar yang sudah sangat teruji dari zaman penjajahan, sampai merdeka. Organisasi ini bergerak di bidang pendidikan dan kesehatan sehingga sangat tepat sekali untuk tempat pendidikan,” katanya.
Menurut politisi PDI Perjuangan asal Busungbiu ini, banyak lahir tokoh-tokoh besar di Muhammadiyah. Karya-karya tokoh-tokoh Muhammadiyah ikut membangun dan memajukan bangsa, baik dari segi fisik dan sumber daya manusia.
“Sekolah Muhammadiyah sangat bagus sekali tidak hanya untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga sangat bagus untuk pendidikan akhlak dan keagamaan,” tandasnya. (smb)

