Buleleng Dipercaya Jadi Penyelenggara Peringatan Milad Ke-112 Muhammadiyah Wilayah Bali

SuaraMu Buleleng – Kabupaten Buleleng dipercaya menjadi tempat penyelenggaraan peringatan Milad ke-112 Muhammadiyah di wilayah Bali. Acara tersebut rencananya digelar di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Rabu (25/12/2024).

Ketua Panitia Milad ke-112 Muhammadiyah Bali, Andi Wadi, M.Pd. menjelaskan, sejumlah kegiatan akan digelar serangkaian Milad ke-112 Muhammadiyah. Mulai dari khitan ceria untuk anak-anak, donor darah,hingga resepsi puncak Milad ke-112 Muhammadiyah.

Andi Wadi menjelaskan, Milad ke-112 sebenarnya jatuh pada 18 November 2024. Sebagian pimpinan daerah Muhammadiyah di Bali telah merayakannya. Sementara untuk Bali, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bali mendesain agar pelaksanaan milad lebih semarak dan lebih bermakna, maka perayaan tersebut dipusatkan di salah satu daerah. 

“Setelah melalui komunikasi dan koordinasi antara pimpinan wilayah dengan semua pimpinan daerah Muhammadiyah maka diputuskan pelaksanaan Milad ke-112 di Buleleng,” jelasnya.

Menurutnya, keputusan melaksanakan Milad ke-112 Muhammadiyah untuk wilayah Bali di Buleleng, tentu dengan berbagai pertimbangan. Di antaranya, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dalam perayaan Milad ke-112 berniat akan menghadirkan Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Karena itu, tentu harus ada kegiatan yang layak, menarik, dan penting.

Andi Wadi yang juga Ketua Majelis Dikdasmen PD Muhammadiyah Buleleng ini menyatakan, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Buleleng memiliki momen penting dalam rangkaian Milad ke-112, seperti launching atau peresmian pembangunan Klinik Muhammadiyah, peresmian Gedung Lantai 3 SD Muhammadiyah Singaraja, peresmian gedung baru TK Aisyiyah Buleleng, dan peletakan batu pertama pembangunan gedung SMA Muhammadiyah 2 Singaraja. 

Ia menjelaskan, berbagai kegiatan akan dilaksanakan serangkaian puncak peringatan Milad ke-112 Muhammadiyah di Singaraja. Ada  bakti sosial seperti donor daerah, dan khitan ceria untuk anak-anak. Puncaknya akan dilaksanakan tabligh akbar yang rencananya diisi Wakil Ketua PP Muhammadiyah, dr. Agus Taufiqurrachman.

Andi Wadi juga menjelaskan, acara puncak peringatan Milad ke-112 Muhammadiyah diharapkan dihadiri semua komponen dan warga Muhammadiyah, baik dari pimpinan wilayah, pimpinan daerah, termasuk pimpinan cabang dan ranting Muhammadiyah di Bali. Juga akan dihadiri pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan Perguruan Muhammadiyah, ortom, IMM, IPM di seluruh Bali.

Tema Milad ke-112 ini “Menghadirkan Kemakmuran untuk Semua”. Menurut Andi Wadi, tema tersebut mengacu kepada Surat Keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 431/KEP/I.0/B/2024. Milad ke-112 Muhammadiyah tahun 2024 mengangkat tema tersebut, menurut Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir, merupakan serangkaian dari perhelatan Tanwir yang dilaksanakan pada Rabu-Jumat, 4 – 6 Desember 2024 di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Ia menjelaskan, kata ‘Menghadirkan’ dalam tema tersebut menunjukkan suatu keadaan untuk berbuat sesuatu yang bermakna dan bermanfaat bagi orang lain. Ini berarti bahwa titik perjuangan Muhammadiyah bukan hanya untuk kepentingan diri sendiri atau kelompok tertentu namun untuk kepentingan umat semua.

“Kemakmuran Indonesia tidak boleh hanya untuk kelompok kecil orang, sementara mayoritas rakyat hidup di bawah garis kemiskinan dan tidak berkemakmuran,” katanya.

Ia juga menegaskan, melalui tema ini, Muhammadiyah berupaya untuk memperkuat sektor-sektor penting seperti ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Semua ini dilakukan dengan dasar nilai-nilai Islam berkemajuan yang mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Tujuannya adalah untuk membangun komunitas yang sejahtera dan memastikan bahwa setiap individu dapat menikmati manfaat dari kemakmuran yang diciptakan. (smb)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *