- Oleh Drs. Yuskardiman, M.Pd.
MENGIKUTI berita Olimpiade Catur yang rutin diadakan setiap tahun. Kali ini dilaksanakan di Budapest Hongaria, mulai tanggal 10 sampai 23 September. Catur tidak dilombakan di Olimpiade Paris karena catur punya olimpiade sendiri.
Olimpiade Catur ke-45 ini ajang paling bergengsi, diikuti oleh 180 negara. Tempat para pecatur memburu gelar. Pecatur Indonesia menambah koleksi gelar internasional master bagi Fabian dan Duta.
Setiap negara diwakili oleh 4 pemain putra dan putri beserta satu cadangan. Indonesia mengirim 5 pemain yunior putra, sedang putri 3 yunior dan 2 pemain senior. Mereka adalah
Andrean Susilodinata (2393), Zacky Dhia Ulhaq (2203), Satria Duta Cahaya (2219), Fabian Glen Mariano (2121), dan Rheynard Kristoper (2114) untuk putra, dengan kapten tim : Kristianus Liem.
Untuk putri : Lindri Juni Wijayanti (2155), Evi Liandiawati (1940), Angel Ruth Nugroho (1939), Evi Yuliana (1914), Clementia Adeline (1550), dan komandan regu : Lisa Lumondong.
Tidak ada informasi bagaimana mana mekanisme pengiriman para pecatur yang berlaga di Budapest ini. Apakah melalui seleksi, atau penunjukan. Salah satu pemain putra, Fabian Glen Mariano, berasal dari Bali. Berkali-kali bertemu dalam turnamen lokal Bali. Tertarik untuk bertanya pengalaman mengikuti Olimpiade Catur dunia. Walau sekarang IM, namun rasanya perlu dicoba permainannya.
Perhatian tertuju pada tim Rusia, Amerika, China dan India. Raksasa catur ini baku saing di ajang bergengsi ini. Inilah pesta catur terbesar di dunia. Diikuti 180 negara, hampir 2.000 peserta berlaga di gedung yang sama. Sementara negara yang seperti Norwegia, Iran, tidak bisa maksimal tampil karena Magnus dan Alireza tampil dengan kemampuan tidak merata. India yang tampil dengan kekuatan penuh mendominasi lomba. Vidit Grujati, Arjun Erigaisi, Rameshbabu Pragnanandha, Pentala Harikrisna, Gukesh. Tim putri : Divya Deshmukh, Tanya Sanhdev, Vaishali Rameshbabu, Vanthika Agrawal, dan D. Harika
India membuat sejarah dengan mengawinkan gelar beregu putra dan putri. Sementara untuk kategori open, mempertandingkan nilai yang didapat dari masing-masing meja. Emas untuk Gukesh di meja satu karena mengantongi 9 poin dari sebelas babak. Emas juga untuk Arjun di meja 3.
Dua emas predikat pribadi juga diraih pecatur putri India. Total India membawa 6 emas. Pencapaian luar biasa. India menjelma menjadi raksasa catur dunia.
Hongaria dilanda hujan. Magnus Carlsen yang tidur di hotel terpisah gagal dijemput rekan timnya karena banjir. Magnus bersepeda ke tempat lomba. 4 menit menjelang tanding. Dan menang.
Indonesia putra di urutan 75. Putri 61. Saat Susanto Margaranto ikut bersama Novendra. Indonesia finish di urutan 26.
Sekarang, mari belajar dari India bagaimana bisa berprestasi di olahraga catur. Prestasi India jadi buah bibir insan catur dunia. Terutama Gukesh yang setelah turnamen ini elo ratingnya bisa menembus 2800. []
*) Penulis adalah Ketua LSBO PD Muhammadiyah Buleleng

