SuaraMu Buleleng – Pengurus Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Buleleng periode 2023-2027 resmi dikukuhkan, Sabtu (18/05/2024). Gaungkan komitmen dalam memajukan Buleleng. Pengukuhan dilakukan Ketua Pengurus Wilayah Pemuda Muhammadiyah Provinsi Bali, Abdillah Nur Ihsan.
Acara pengukuhan dihadiri Kepala Kesbangpol Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono, Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna, Wakapolres Buleleng, Kompol Fudin Ismail, S.E., S.I.K., M.I.P, pimpinan ‘Aisyiyah Buleleng, beserta ortom di lingkungan Muhammadiyah Buleleng, perwakilan MUI Buleleng, serta ormas Islam lainnya.
Ketua PDPM Kabupaten Buleleng, Muhammad Fardiansyah, mengatakan, salah satu problem utama yang dihadapi masyarakat saat ini yaitu persoalan ekonomi. “Jadi, masih banyak saudara-saudara kita yang ekonominya berada di bawah garis kemiskinan, belum mapan secara finansial,” kata Fardiansyah.
Fardiansyah yang sering Ardi ini mengatakan, kemanfaatan PDPM Kabupaten Buleleng dapat semakin diperkuat dengan bergerak secara bersama-sama, untuk semakin menguatkan ekonomi dengan jejaring.
Dalam pengukuhan yang dibarengkan dengan rapat kerja ini, Ardi mengungkapkan, ibarat kapal baru yang hendak berlayar. Di samping memperkuat ideologi untuk mempersiapkan diri sebagai penerus tampuk pimpinan persyarikatan, Pemuda Muhammadiyah juga wajib meningkatkan kepekaan sosial. “Kata-kata dari Buya Syafi’i Ma’arif, bahwa selain kader Muhammadiyah, kita juga merupakan kader bangsa, serta kader ummat,” ucapnya.
Ardi berharap, PDPM Kabupaten Buleleng dapat turut menyelesaikan permasalahan bangsa, khususnya di Kabupaten Buleleng, yang menjadi lokus kegiatan dan aktivitasnya. “Kita punya kewajiban untuk bergerak. Kita masih punya permasalahan pengangguran, hingga maraknya penyalahgunaan obat-obatan terlarang,” imbuhnya.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Buleleng, Moh. Ali Susanto, M.Pd., dalam pidato arahannya mengingatkan para pengurus PDPM Buleleng untuk setelah dilantik, dengan hanya bisa berbicara, berdiskusi atau rapat.
“Tapi nanti dilihat sudah berbuat apa kalian. Sudah sebermanfaat apa kalian,” katanya. Ia juga mengingatkan bahwa Allah melaknat orang yang pandai berkata-kata tetapi alpa dari perbuatan. Tidak hanya pandai omon-omon saja, hanya berdiskusi saja, melainkan yang dinilai adalah sebermanfaat bagi kehidupan.
Kepala Kesbangpol Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono, yang membacakan sambutan Pj. Bupati Buleleng, meminta agar Pemuda Muhammadiyah agar terus membangun kretivitas dan inovasi dalam program kerja yang adaptif, aplikatif dengan merangkul semua kadernya, serta membangun jalinan komunikasi antarorganisasi untuk kemajuan bersama.
Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna, yang membuka Rapat Kerja Daerah PDPM Buleleng, juga memberi pesan Pemuda Muhammadiyah Buleleng sebagai bagian warga Buleleng untuk bisa bersama-sama dengan seluruh elemen masyarakat Buleleng menyatukan rasa, menyatukan pikiran dan langkah mengisi pembangunan dan menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada. (Laporan Imaduddin Syamil)

