Bagian 7 (Selesai) – Periodesasi Pengurus Muhammadiyah Buleleng

Periode 1939-1942
Dengan Surat Ketetapan Nomor 1738 tanggal 13 September 1939, Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Jogjakarta menetapkan berdirinya Muhammadiyah di Buleleng
Ketua : H.M. Moechsin
Sekretaris : M. Hassan
Periode 1942-1945
Pada masa ini semua kegiatan dihentikan oleh pemerintah penjajah Jepang, karena pada masa itu Jepang mengerdilkan kekuatan Islam di Indonesia.
Periode 1945-1953
Dalam periode revolusi fisik dan pasca revolusi fisik Persyarikatan Muhammadiyah mengadakan konsolidasi untuk tetap bertahan. Kegiatan-kegiatan organisasi belum terarahkan secara pasti, walaupun tidak pernah padam.



Periode 1953-1958
Ketua : H.S. Habib Adnan
Sekretaris : Ahmad A. Kadir Bobsaid
Periode 1958-1962
Ketua : R.M. Sardjoeno dan M. Amir Ali
Sekretaris : Ahmad Mu’an Ilyas
Periode 1962-1967
Ketua : Ibrahim Ramli dan Mahmudi Martodidjojo
Sekretaris : Munir Sutan Mangkuto
Periode 1967-1971
Ketua : M. Anwar, B.A.
Sekretaris : Jusuf Busro



Periode 1971-1986
Ketua : S.Z. Abdul Karim dan Sukro Utomo
Sekretaris : Nur Ahmad
Periode 1986-1990
Ketua : Sukro Utomo
Sekretaris : Drs. Amoeng A. Rachman
Periode 1990-1995
Ketua : H.M. Ichsan
Sekretaris : Drs. Amoeng A. Rachman



Periode 1995-2000
Ketua : Drs. Zaenuri
Sekretaris : Moh. Ali Susanto, S.Pd.
Periode 2000-2005
Ketua : Drs. H.M. Hidayat Abbas
Sekretaris : Moh. Ali Susanto, S.Pd.



Periode 2005-2010
Ketua : Drs. H.M. Hidayat Abbas
Sekretaris : Moh. Ali Susanto, S.Pd.
Periode 2010-2015
Ketua : H. Churiyanto
Drs. H.M. Hidayat Abbas (PAW)
Sekretaris : Muwafikni, S.Pd.
Periode 2015-2022
Ketua : Moh. Ali Susanto, S.Pd.
Sekretaris : Drs. Bambang Hermanto
Sudarmo (PAW)


Periode 2022-2027
Ketua : Moh. Ali Susanto, M.Pd.
Sekretaris : Sudarmo
*) Amoeng A. Rachman adalah Ketua Pustaka dan Informasi PD Muhammadiyah Buleleng

