SuaraMu Buleleng– SMP Muhammadiyah 2 Singaraja kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, dan berkemajuan melalui penyelenggaraan Program RESPRO (Remaja Sehat Reproduksi). Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) sebagai upaya memperkuat kapasitas Kader Kesehatan Remaja (KKR) agar mampu menjadi agen perubahan dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Jum’at (24/07).
Program yang diikuti oleh siswa-siswi terpilih sebagai Kader Kesehatan Remaja ini menghadirkan tim dari Undiksha sebagai narasumber. Berbagai materi diberikan kepada peserta, mulai dari kesehatan reproduksi remaja, kesehatan mental, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), gizi seimbang, hingga keterampilan komunikasi sebagai pendidik sebaya (peer educator). Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, simulasi, dan studi kasus sehingga peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga keterampilan dalam memberikan edukasi kepada teman sebaya.
Kepala SMP Muhammadiyah 2 Singaraja, Imaduddin Syamil, S.Pd., menyampaikan bahwa Program RESPRO merupakan salah satu bentuk komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter serta peningkatan kesadaran peserta didik terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
“Kader Kesehatan Remaja memiliki peran yang sangat strategis sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah. Kami berharap mereka mampu menjadi teladan bagi teman-temannya dalam menerapkan pola hidup sehat, memberikan edukasi yang benar, serta menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan ramah anak,” ungkapnya.
Sementara itu, Nis’atul Khoiroh, M.Keb., selaku perwakilan tim dari Undiksha, mengapresiasi antusiasme para peserta selama mengikuti Program RESPRO. Menurutnya, penguatan kapasitas remaja melalui edukasi kesehatan reproduksi menjadi langkah penting untuk membentuk generasi yang memiliki pengetahuan, sikap, dan perilaku sehat.
“Remaja merupakan kelompok yang sangat potensial untuk menjadi pelopor perubahan. Melalui Program RESPRO, kami berharap para kader tidak hanya memahami materi yang diberikan, tetapi juga mampu menjadi edukator sebaya yang dapat menyebarkan informasi kesehatan secara benar dan bertanggung jawab kepada teman-temannya,” jelasnya.
Program RESPRO juga menjadi wadah bagi peserta didik untuk mengembangkan jiwa kepemimpinan, kepedulian sosial, serta kemampuan berkomunikasi. Para kader diharapkan mampu mendukung optimalisasi program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) sekaligus menjadi motor penggerak terciptanya budaya hidup sehat di lingkungan sekolah.
Melalui kolaborasi dengan Undiksha, SMP Muhammadiyah 2 Singaraja terus memperkuat perannya sebagai sekolah yang berkomitmen menghadirkan pendidikan holistik. Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan siap menjadi agen perubahan bagi lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

