Musyran IPM SMP Muhammadiyah 2 Singaraja Teguhkan Semangat Kolektif-Kolegial Pelajar Berkemajuan

SuaraMu Buleleng – Dengan penuh semangat dan energi positif, Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMP Muhammadiyah 2 Singaraja menggelar Musyawarah Ranting (Musyran) pada Selasa (09/12/2025) di halaman sekolah.

Mengusung tema “Ranting on The Move: Kreatif, Adaptif, dan Progresif,” Musyran tahun ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan pergerakan IPM sebagai organisasi pelajar yang siap melangkah cepat menghadapi perubahan zaman.

Tema tersebut terasa hidup sepanjang jalannya kegiatan. Para peserta menunjukkan kreativitas dalam penyusunan gagasan, adaptif dalam berdialog dan menyikapi dinamika sidang, serta progresif dalam merumuskan arah gerak organisasi untuk periode selanjutnya. Tidak hanya menjadi forum formal, Musyran ini menjadi ruang aktualisasi bagi pelajar untuk mengasah sikap kepemimpinan dan kemampuan bermusyawarah secara dewasa.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Pimpinan Daerah IPM Buleleng. Dalam arahannya, perwakilan PD IPM menyampaikan apresiasi atas kiprah IPM SMP Muhammadiyah 2 Singaraja yang selama ini dikenal aktif, inovatif, dan mampu menjadi motor penggerak kegiatan pelajar. Ia berharap Musyran kali ini mampu melahirkan ide-ide progresif yang membawa ranting semakin berkembang.

Kepala SMP Muhammadiyah 2 Singaraja, Imaduddin Syamil, S.Pd, turut memberikan motivasi kepada peserta. Beliau menegaskan bahwa Musyran adalah momen refleksi dan pembaruan. Menurutnya, regenerasi yang kreatif, evaluasi yang jujur, dan penyusunan program kerja yang adaptif merupakan kunci agar IPM dapat terus bergerak maju dan relevan bagi pelajar.

Lima tujuan Musyran yang beliau sampaikan regenerasi, evaluasi, penguatan kader, perumusan program, dan penguatan organisasi seluruhnya menjadi landasan agar IPM terus progresif dalam berkontribusi terhadap pembentukan karakter pelajar.

Beliau juga menegaskan bahwa IPM memiliki peran strategis dalam mendukung visi sekolah. Melalui dakwah sosial, pembinaan karakter islami, dan dukungan terhadap program sekolah, IPM diharapkan mampu menjadi mitra aktif yang membawa warna baru dan menghadirkan perubahan yang nyata.

Sementara itu, Pembina Kader IPM, Salsabila Lahjih, S.Pd, menjelaskan bahwa persiapan Musyran dilakukan secara bertahap dan terstruktur. Mulai dari penyusunan laporan pertanggungjawaban, kelengkapan administrasi, hingga simulasi teknis persidangan, semuanya dirancang agar Musyran berlangsung tertib dan tetap menjunjung tinggi tradisi khas Muhammadiyah: musyawarah mufakat yang kolektif-kolegial. Inilah bagian dari adaptif dan progresifnya kader IPM dalam mengelola organisasi.

Puncak Musyran ditandai dengan terpilihnya formatur baru yang juga menyusun kepengurusan PR IPM periode berikutnya. Proses pemilihan berjalan damai dan penuh penghormatan satu sama lain, sebuah bukti bahwa pelajar mampu menghadirkan demokrasi musyawarah yang matang dan bermartabat.

Dengan berakhirnya Musyran, seluruh peserta menyampaikan komitmennya untuk mendukung kepemimpinan baru yang kreatif dalam merancang program, adaptif terhadap dinamika pelajar, serta progresif dalam mengembangkan gerakan IPM di sekolah.

Musyran tahun ini bukan hanya agenda tahunan, tetapi menjadi langkah nyata bahwa IPM SMP Muhammadiyah 2 Singaraja benar-benar “on the move”, siap bergerak, berubah, dan bertumbuh sebagai organisasi pelajar yang berakhlak, berprestasi, dan berkemajuan. (bs)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *