SD Muhammadiyah Singaraja Gelar Workshop Program Peningkatan Kompetensi Guru dalam Mengajar Bahasa Inggris

SuaraMu Buleleng – Dalam era globalisasi dan kemajuan teknologi, peran guru Bahasa Inggris sebagai garda terdepan dalam mempersiapkan generasi muda yang kompeten.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah menetapkan bahwa mata pelajaran Bahasa Inggris pada sekolah dasar menjadi mata pelajaran pilihan yang dapat diselenggarakan berdasarkan kesiapan Satuan Pendidikan sampai dengan tahun ajaran 2026/2027 dan beralih menjadi mata pelajaran wajib pada tahun ajaran 2027/2028.

Menyadari pentingnya pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar, SD Muhammadiyah Singaraja melaksanakan Pengimbasan Pelatihan Program Peningkatan Kompetensi Guru SD  dalam Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD MBI). Pelatihan diselenggarakan di salah satu ruang belajar SD Muhammadiyah Singaraja pada 20 November 2025..

Acara Pelatihan Program Peningkatan Kompetensi Guru Kelas SD  dalam Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD MBI) dimulai ditandai dengan dibuka oleh Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Singaraja, Faridah.

Dalam sambutannya ia menyampaikan pentingnya Bahasa Inggris untuk diajarkan sejak usia dini dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi Bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib pada tahun ajaran 2027/2028. Maka dari itu, SD Muhammadiyah Singaraja bergerak lebih awal untuk mensukseskan program tersebut.

Workshop kali ini diisi dengan narasumber Nengah Imam Mahdi, S.Pd., M.Pd yang merupakan salah satu guru senior di SD Muhammadiyah Singaraja. Ia telah mengikuti Pelatihan Program Peningkatan Kompetensi Guru Kelas SD dalam Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD MBI) selama 4 hari di B Hotel Bali & Spa, Jalan Imam Bonjol No. 508, Pemecutan Klod, Denpasar yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, pada Senin s/d Kamis, 27 – 30 Oktober 2025. 

Acara workshop diawali dengan pretest kepada seluruh peserta tentang kemampuan dalam berbahasa inggris. Lantas dilanjutkan dengan latihan microteaching mata pelajaran Bahasa Inggris untuk seluruh para peserta yang merupakan guru kelas dan guru mapel di luar guru yang berlatar belakang pendidikan non Bahasa Inggris.

Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah Singaraja berharap seluruh guru yang ada mampu menjadi guru Bahasa Inggris bagi anak didiknya dan dapat memperluas wawasan sekaligus meningkatkan keterampilan dalam berbahasa Inggris di sekolah maupun di rumah sejak dini, sehingga mampu menciptakan pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih inovatif, efektif, dan relevan dengan perkembangan zaman. (smb)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *