Nasyiatul ‘Aisyiyah Buleleng Harus Mampu Jadi Pelita Peradaban

SuaraMu Buleleng – Kader-kader Nasyiatul ‘Aisyiyah (NA) Buleleng harus mampu menjadi pelita peradaban. Nasyiatul ‘Aisyiyah Buleleng harus mampu menggerakkan keluarga, mendidik generasi muda, membangun masyarakat dan menyuarakan keadilan.

Hal itu disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah (PD NA) Buleleng, dr. Nuril Hidayah, S.Ked., pada acara Milad ke-94 Nasyiatul ‘Aisyiyah di TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja, Ahad (13/7/2025).

Acara yang dirangkai dengan Milad ke-108 ‘Aisyiyah tersebut dihadiri Wakil Ketua PD Muhammadiyah Buleleng, dr. Rizani, M.Ked., Sekretaris PD Muhammadiyah Buleleng, Sudarmo, Ketua Majelis Tarjih, Tabligh dan Tajdid PD Muhammadiyah Buleleng, Bakhtiar, para pimpinan ‘Aisyiyah Buleleng, pimpinan Nasyiatul ‘Aisyiyah Buleleng, PD Pemuda Muhammadiyah Buleleng, IMM, IPM, serta pimpinan ormas Islam di Buleleng.

Menurut dr. Nuril, usia ke-94 menunjukkan komitmen perempuan muda Muhammadiyah yang tak pernah surut, untuk terus tumbuh dan terus mencerahkan. Tema milad “Perempuan Tangguh Cerahkan Peradaban”, ini tidak hanya menunjukkan Nasyiatul ‘Aisyiyah saat ini, namun juga Nasyiatul ‘Aisyiyah ke depannya.

“Perempuan tangguh bukan hanya mereka yang mampu menghadapi tantangan, tetapi mereka yang juga dapat menjadi agen perubahan dengan kekuatan iman, kekuatan jasmani, prinsip Al Maun dan juga prinsip kesetaraan,” ujar dr. Nuril.

Menurutnya, di era yang penuh dengan perubahan ini, Nasyiatul ‘Aisyiyah dihadapkan dengan berbagai tantangan. Baik itu tantangan zaman, mulai dari krisis identitas hingga persoalan moral dan kemanusiaan.

“Namun, kami yakin dan kami Nasyiatul ‘Aisyiyah harus percaya kepada nilai-nilai Islam berkemajuan, spirit kekeluargaan perempuan muda tangguh, komitmen kader Nasyiatul ‘Aisyiyah dan semangat kolektif kolegial, kita dapat jadi pelita untuk peradaban,” tegasnya.

Dijelaskan, PDNA Buleleng sempat vakum dari periode 2010 hingga 2022. Dengan semangat dari bunda-bunda ‘Aisyiyah Buleleng, PD NA Buleleng aktif kembali di tahun 2023. “Dari tahun 2023 hingga sekarang kami selalu mendapat dukungan dari berbagai pihak, baik dari ayahanda PDM, bunda ‘Aisyiyah, teman-teman dari AMM, baik itu Pemuda, IMM, dan IPM dan ortom atau pihak lainnya. Semoga dukungan tersebut bisa menjadikan kami tetap semangat dalam menggalakkan kegiatan-kegiatan kami selanjutnya,” katanya.

dr. Nuril juga menyampaikan rasa terima kasihnya pada bunda-bunda ‘Aisyiyah, terutama serangkaian milad tahun ini. Menurutnya, ini merupakan milad pertama kepengurusannya yang dirayakan begitu mewah.

Ia juga menyampaikan bahwa pada milad kali ini sangat berkesan. Kata dia, pihaknya mendapatkan berbagai pengalaman serangkaian pelaksanaan milad, mulai dari kegiatan posyandu balita dan lansia, kunjungan ke sesepuh ‘Aisyiyah, sosialisasi kesehatan mulut dan gigi, sosialisasi THBS, penyuluhan ketahanan pangan, penyuluhan kesehatan reproduksi pada remaja dan resepsi milad.

“Semua itu merupakan pengalaman berharga kami Nasyiatul ‘Aisyiyah Buleleng. Kami berharap kami dapat melanjutkan perjuangan-perjuangan dari bunda ‘Aisyiyah, perempuan tangguh yang telah memberikan pencerahan kepada peradaban. Mencerahkan berarti membawa harapan, membangun keadaban dan memuliakan kehidupan manusia,” tandasnya. (smb)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *