PR IPM SPEMDA Gelar Upgrading dan Sinkronisasi Proker, Gandeng PD IPM Buleleng dan PW IPM Bali

SuaraMu Buleleng – Dalam upaya memperkuat pergerakan organisasi sekaligus menyelaraskan program kerja di tingkat ranting, daerah, dan wilayah, Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMP Muhammadiyah 2 Singaraja menggelar kegiatan upgrading dan pembahasan program kerja untuk satu tahun ke depan.

Acara ini menghadirkan Ketua Pimpinan Daerah (PD) IPM Buleleng serta perwakilan Pimpinan Wilayah (PW) IPM Bali sebagai bentuk kolaborasi strategis.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-manar tersebut mengusung tema “Meningkatkan Rasa Kekeluargaan antar Anggota IPM, Meningkatkan Kepercayaan Diri dalam Berorganisasi, dan Menumbuhkan Rasa Keberanian untuk Berpendapat”.

Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader IPM sekaligus memperkuat koordinasi antartingkatan dalam melaksanakan visi dan misi organisasi.

Ketua PR IPM SPEMDA, Qanita Adila Rasyida, dalam sambutannya, menekankan pentingnya kolaborasi lintas struktur untuk memastikan roda organisasi berjalan sesuai dengan rencana.

“Sebagai kader IPM, kita memiliki tanggung jawab besar untuk terus bergerak maju dan menjadi teladan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa setiap program kerja yang direncanakan selaras dengan kebutuhan masyarakat, khususnya pelajar Muhammadiyah,” ujar Qanita.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua PD IPM Buleleng, yang menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting dalam menyatukan visi organisasi.

“Inisiatif yang dilakukan PR IPM SPEMDA ini patut diapresiasi. Dengan sinergi yang kuat, saya yakin IPM di Bali dapat lebih berkontribusi dalam membentuk pelajar yang berprestasi dan berkepribadian Islami,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan dari PW IPM Bali memberikan arahan strategis tentang bagaimana organisasi IPM dapat beradaptasi dengan tantangan zaman tanpa kehilangan identitas keislaman dan kemuhammadiyahan.

Kegiatan upgrading yang menjadi agenda utama diawali dengan materi kepemimpinan yang disampaikan oleh perwakilan dari PW IPM Bali. Peserta diberikan pemahaman tentang konsep kepemimpinan transformatif yang berfokus pada kemampuan menginspirasi, memotivasi, dan membawa perubahan positif dalam organisasi.

Selain itu, para peserta juga diajak untuk memahami pentingnya manajemen waktu, komunikasi yang efektif, dan kerja tim dalam menjalankan program kerja. Sesi ini berlangsung interaktif dengan diskusi antara peserta dan pemateri, membahas tantangan dan solusi yang relevan dengan kondisi IPM di Bali.

Setelah upgrading, acara dilanjutkan dengan sesi pembahasan program kerja satu tahun ke depan. Dalam sesi ini, masing-masing pimpinan, mulai dari PR IPM SPEMDA, PD IPM Buleleng, hingga PW IPM Bali, menyampaikan rencana kegiatan yang telah disusun.

Pembahasan dilakukan secara mendalam, mencakup evaluasi program kerja tahun sebelumnya serta penyelarasan agenda-agenda baru. Fokus utama pembahasan adalah bagaimana setiap program dapat saling mendukung untuk memberikan dampak nyata, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.

“Dengan diskusi ini, kita memastikan setiap kegiatan yang direncanakan bukan hanya terlaksana, tetapi juga bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan pelajar Muhammadiyah Buleleng,” kata salah satu peserta diskusi.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan pergerakan IPM di Bali, khususnya PR IPM SPEMDA, dapat semakin solid dan mampu menjadi motor penggerak perubahan positif di tengah pelajar dan masyarakat luas. (smb)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *