Tarhib Ramadan 1445 H : Sambut Ramadan dengan Gembira

SuaraMu Buleleng – Menyambut bulan Ramadan sudah seharusnya umat muslim melakukan dengan kegembiraan. Karena di bulan ini banyak keberkahan yang bisa didapatkan.

Demikian dijelaskan oleh Ustadz Abdurrahman Said, Lc untuk mengingatkan kepada warga Muhammadiyah agar menyambut bulan Ramadan dengan gembira di acara Tarhib Ramadan 1445 H di Masjid Al-Manar pada Ahad (10/3/2024).

Dalam rangka menyambut bulan Ramadan, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Buleleng menggelar kegiatan Pengajian Ahad Pagi yang dibalut dengan kajian Tarhib Ramadan bertajuk ‘Membandingkan Berpuasa Soleh dan Berpuasa Salah’.

Pada kesempatan ini, Ustadz Abdurrahman Said, Lc menjelaskan, Ramadan adalah sebuah momen yang diselenggarakan untuk menyambut bulan puasa dengan penuh sukacita. Melalui Tarhib Ramadan, beliau berharap seluruh warga Muhammadiyah Buleleng dapat menjadikan puasa sebagai momentum menempa diri menuju pribadi yang unggul.

Sebagai penceramah, Ustadz Abdurrahman Said, Lc, mengatakan bulan Ramadan harus dijalani dengan sungguh-sungguh. Dalam menyambutnya, umat Islam perlu meneguhkan diri dan tidak menjadikan bulan puasa semata hanya sebuah kewajiban rutinitas yang berpeluang dapat dianggap sebagai sebuah beban.

“Sejak jauh hari kita perlu meneguhkan diri, apa yang harus dipersiapkan dalam menyambutnya,” ungkap Abdurrahman Said, Lc.

Abdurrahman menjelaskan, berpuasa tidak hanya sekadar menahan lapar dan dahaga. Lebih dari itu, ibadah puasa membawa nilai spiritual bagi manusia.

Untuk itu, bulan Ramadan perlu dijadikan sebagai momentum untuk mendidik diri sendiri agar mendapatkan hikmah dari ibadah puasa. Hal itu, Abdurrahman Said, Lc katakan hanya bisa didapat dengan tidak menganggap Ramadan sebagai sebuah rutinitas.

Sementara Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Buleleng, Moh. Ali Susanto, M.Pd., mengatakan, PAP dihidupkan kembali yang sempat vakum karena Covid-19. Menurutnya, sesuai rekomendasi dari Majelis Tarjih dan Tabligh, PAP yang akan datang akan diformat lebih familiar.

Kata dia, waktu PAP akan dilaksanakan lebih pagi dengan konsekuensi harus disiapkan sarapan jasmani seluruh warga menerima sarapan rohani. “Ini cara-cara KH Ahmad Dahlan bagaimana menghimpun warga Muhammadiyah untuk senang mengaji,” katanya.

Ketua PDM Buleleng juga menjelaskan bahwa setiap langkah kaki untuk datang ke pengajian (majelis ilmu), balasan Allah SWT sungguh luar biasa.

Di akhir kegiatan tersebut, diluncurkan buletin dan juga website ‘Suara Muhammadiyah Buleleng’ yang oleh Ketua Majelis Pustaka dan Informasi, Drs. Amoeng Abdurrahman.

“Dengan diluncurkannya buletin dan juga website ini, menjadikan dakwah bagi Muhammadiyah Buleleng tetap relevan dengan perkembangan teknologi mutakhir,” ungkapnya.

Peluncuran buletin dan website ‘Suara Muhammadiyah Buleleng’ ditandai dengan penyerahan buletin ‘Suara Muhammadiyah Buleleng’ kepada Ketua PD Muhammadiyah Buleleng, Ketua PD ‘Aisyiyah Buleleng, Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Buleleng, pengurus PD Nasyiatul ‘Aisyiyah Buleleng, dan IMM. (smb)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *