SuaraMu Buleleng – Dalam rangka memperkuat peran dan identitas Duta Sekolah, SMP Muhammadiyah 2 Singaraja memberikan pembekalan khusus berupa pemahaman sejarah berdirinya sekolah. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa cinta, bangga, sekaligus tanggung jawab Duta Sekolah sebagai representasi almamater di berbagai kesempatan.
Pembekalan sejarah disampaikan oleh Ibunda Hj. Sriyani Sadikin, sosok yang memahami perjalanan panjang SMP Muhammadiyah 2 Singaraja sejak awal berdiri. Dalam penuturannya, beliau mengisahkan bagaimana semangat dakwah Muhammadiyah di Buleleng melahirkan sekolah ini, disertai perjuangan para pendiri yang penuh dedikasi demi mencetak generasi berkarakter Islami dan berprestasi.
“Menjadi Duta Sekolah bukan hanya soal keterampilan berbicara, tetapi juga memahami jati diri sekolah. Dari sejarah inilah tumbuh rasa bangga, sehingga setiap Duta bisa menjaga nama baik SMP Muhammadiyah 2 Singaraja di manapun berada,” ungkap Ibunda Sriyani Sadikin.
Para Duta Sekolah terlihat antusias menyimak setiap penjelasan. Bagi mereka, mengenal jejak perjuangan sekolah menjadi motivasi untuk lebih bersemangat dalam mengemban peran, baik sebagai teladan di lingkungan sekolah maupun sebagai duta yang siap membawa nama baik sekolah di luar.
Kepala SMP Muhammadiyah 2 Singaraja, Bapak Imaduddin Syamil, S.Pd menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, bekal sejarah akan memperkuat rasa memiliki dan mempererat hubungan emosional antara Duta Sekolah dengan almamater.
Dengan begitu, Duta Sekolah tidak hanya berperan dalam kegiatan seremonial, tetapi juga mampu menanamkan nilai-nilai positif kepada teman sebaya.
Melalui pembekalan ini, SMP Muhammadiyah 2 Singaraja berharap lahir generasi Duta Sekolah yang tidak hanya cakap dalam public speaking, tetapi juga memiliki pemahaman mendalam tentang identitas dan perjuangan sekolah. Dengan bekal tersebut, para Duta semakin siap menjadi wajah dan teladan sekolah di tengah masyarakat. (smb)


Luar biasa..