SMP Muhammadiyah 2 Singaraja Tanamkan Nilai Birrul Walidain Lewat Peringatan Hari Ayah Nasional 2025

SuaraMu Buleleng – Dalam rangka memperingati Hari Ayah Nasional pada hari Rabu (12/11/2025), SMP Muhammadiyah 2 Singaraja menggelar kegiatan bertema “Setiap Peluh Ayah Adalah Doa”. Kegiatan ini menjadi momentum bagi para siswa untuk merenungkan kembali peran dan pengorbanan seorang ayah dalam kehidupan mereka, sekaligus menanamkan nilai birrul walidain atau berbakti kepada orang tua.

Kegiatan diawali dengan apel pagi dan refleksi tentang makna Hari Ayah. Suasana haru menyelimuti halaman sekolah ketika beberapa siswa membacakan surat untuk ayah mereka. Di antara mereka, ada yang meneteskan air mata saat mengenang perjuangan sang ayah yang telah tiada.

Salah satu siswa kelas VII, Marsya, menyampaikan rasa terima kasihnya dalam surat yang ia tulis dengan penuh perasaan.

“Ayah sudah tidak ada sejak saya kecil, tapi setiap kali saya berdoa, saya selalu ingin bilang terima kasih. Terima kasih sudah berjuang untuk keluarga kami. Saya ingin jadi anak yang kuat seperti Ayah, supaya Ayah bangga di surga,” ucapnya dengan suara bergetar.

Selain pembacaan surat, para siswa juga menuliskan pesan dan doa untuk ayah mereka di “Wall of Gratitude” — dinding khusus yang penuh dengan ungkapan cinta, harapan, dan doa. Setiap tulisan menjadi pengingat bahwa kasih sayang seorang ayah tidak pernah hilang, meskipun tak lagi hadir di dunia.

Kepala SMP Muhammadiyah 2 Singaraja, Imaduddin Syamil S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan karakter Islami di sekolah.

“Peringatan Hari Ayah Nasional ini kami maknai sebagai pendidikan hati bagi peserta didik. Kami ingin anak-anak memahami bahwa setiap peluh ayah adalah bentuk kasih sayang dan doa yang diwujudkan melalui kerja keras. Dengan menghormati dan mendoakan orang tua, siswa belajar mensyukuri nikmat Allah melalui peran keluarga,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, SMP Muhammadiyah 2 Singaraja berupaya menanamkan nilai-nilai kasih sayang, penghormatan, dan rasa syukur kepada orang tua. Peringatan Hari Ayah Nasional 2025 menjadi sarana pembentukan karakter Islami yang berakar pada cinta keluarga dan penghargaan terhadap setiap pengorbanan orang tua.

Kegiatan diakhiri dengan doa bersama untuk seluruh ayah — baik yang masih ada maupun yang telah berpulang — sebagai bentuk bakti dan penghormatan atas cinta yang abadi. (bs)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *