SuaraMu Buleleng – Aminah, siswi SMA Muhammadiyah 2 Singaraja, berhasil mengantongi gelar juara 1 dalam ajang Gebyar dan Pentas PAI 2025 dalam kategori Pidato jenjang SMA, baik di tingkat Kabupaten Buleleng dan Provinsi Bali.
Dikenal siswi yang ramah dan aktif di kelas, Aminah juga membuktikan dirinya bisa berprestasi di luar sekolah. Karena kemampuan berkomunikasi dan percaya diri, ia ditunjuk untuk mewakili perlombaan pidato. Dengan waktu yang singkat, ia berlatih dengan tekun dengan penuh semangat. Aminah rajin berdiskusi dengan guru-guru untuk mematangkan materi pidato.
Aminah menceritakan, bahwa ia berlatih public speaking secara mandiri atau autodidak. Ayahnya menyarankan kepadanya agar sering-sering menonton content creator yang dapat meningkatkan kemampuan ber-public speaking. Salah satu creator yang menginspirasinya adalah Vina Mulyana.
“Saya sukanya Vina Mulyana. Selain ngajarin public speaking, dia juga kasih advice buat persiapan kerja,” tuturnya.
Dalam lomba pidato tersebut, Aminah mengambil topik “Menjadi Pelajar Muslim yang Cerdas, Tangguh dan Berintegritas”. Topik ini ia ambil karena melihat bahwa generasi muda saat ini menghadapi banyak tantangan, baik dari perkembangan teknologi, pergaulan, maupun tuntutan zaman.

Menurut Aminah, di tengah arus informasi yang begitu cepat, seorang pelajar tidak cukup hanya pintar secara akademis, tetapi juga harus tangguh menghadapi tekanan serta memiliki integritas agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif.
Kesempatan mengikuti lomba berpidato adalah hal yang luar biasa bagi Aminah. Ia mengatakan, ini adalah kesempatan bagus untuknya agar bisa menambah pengalaman dan relasi. Sekalipun dengan waktu yang singkat, ia tetap yakin bisa mengikuti perlombaan dengan baik.
Aminah bercita-cita menjadi dosen hukum atau hakim. Menurutnya, seorang dosen, guru, maupun hakim perlu mampu berbicara dengan jelas dan tertata, sehingga sudah seharusnya memiliki keterampilan public speaking yang baik.
Aminah mendapatkan dukungan penuh dari orang tua, guru dan teman-teman sebelum mengikuti perlombaan. Ia juga mengatakan, kemenangannya berkat latihan dan dukungan dari sekitarnya.
“Kemenangan ini berkat support system yang kuat sih. Keluarga dan teman-teman misalnya, apalagi saat persiapan mendadak. Terima kasih banyak juga buat Pak Din dan Bu Nur Minah yang memberi arahan,” kata Aminah.
Dalam persiapan yang cukup singkat, Aminah berhasil membuktikan jika ada kemauan dan dukungan semua akan berjalan dengan lancar. Ia berhasil memborong kedua piala juara 1 Lomba Pidato di tingkat kabupaten dan provinsi dan melaju ke tingkat nasional. (Penulis : Sorot Jendela)

