SuaraMu Buleleng – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025, SMP Muhammadiyah 2 Singaraja mengadakan kegiatan sosialisasi bertema “Kolaborasi Untuk SMP Muhammadiyah 2 Singaraja Bersih”. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola sampah dengan baik.
Sosialisasi ini dipimpin oleh Syabila Eka Putri, Ketua Bidang Kajian Dakwah Islam PR IPM Spemda, yang menyampaikan pesan kuat kepada seluruh siswa agar lebih bertanggung jawab terhadap sampah yang mereka hasilkan.
Dalam paparannya, Syabila menjelaskan bahwa sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan berbagai permasalahan lingkungan, mulai dari pencemaran tanah dan air hingga potensi penyebaran penyakit.
“Kesadaran dalam membuang sampah pada tempatnya harus dimulai dari diri sendiri. Jika setiap individu peduli terhadap sampahnya masing-masing, maka lingkungan kita akan tetap bersih dan sehat,” ujar Syabila dalam sosialisasi tersebut.
Tidak hanya menyampaikan ajakan untuk menjaga kebersihan, Syabila juga menunjukkan hasil karyanya. Para siswa tampak antusias melihat karya tersebut dan semakin termotivasi untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
Setelah sesi sosialisasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan aksi nyata berupa penyetoran botol bekas ke bank sampah sekolah. Satu per satu, para siswa memasukkan botol plastik yang telah mereka kumpulkan ke dalam bank sampah yang tersedia di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menjadi langkah kecil namun bermakna dalam membiasakan siswa untuk memilah sampah sejak dini.
Salah satu siswa kelas 9, Rizky, mengaku senang bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini. “Biasanya saya asal buang sampah, tapi setelah sosialisasi ini saya jadi lebih paham kalau sampah plastik harus dikumpulkan supaya bisa didaur ulang. Kegiatan ini seru dan bermanfaat,” tuturnya.
Kepala SMP Muhammadiyah 2 Singaraja, Imaduddin Syamil, juga menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Menurutnya, program seperti ini sangat penting untuk membangun kesadaran siswa dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama di lingkungan sekolah.
“Kami berharap kebiasaan membuang sampah pada tempatnya dan memilah sampah ini bisa menjadi budaya di sekolah. Tidak hanya saat ada peringatan seperti ini, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh setiap tanggal 21 Februari menjadi momen refleksi bagi semua pihak untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah. Kegiatan yang dilakukan di SMP Muhammadiyah 2 Singaraja ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk turut serta dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan.
Dengan adanya sosialisasi dan aksi nyata ini, para siswa semakin memahami bahwa sekecil apa pun tindakan mereka dalam mengelola sampah akan berdampak besar bagi lingkungan di masa depan. Diharapkan, kesadaran ini tidak hanya berhenti di lingkungan sekolah, tetapi juga diterapkan di rumah dan masyarakat sekitar. (smb)

