SuaraMu Buleleng – Serangkaian milad ke-70 TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Singaraja, Sabtu, 2 Maret 2024, digelar lomba goresan (lukis) anak-anak TK dan lomba menu makanan sehat orangtua siswa. Ratusan siswa TK mengikuti lomba goresan dan 40 orangtua siswa ikut lomba menu makanan sehat untuk anak-anak.
Acara dibuka Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Buleleng, Supartini. Sejumlah pengurus PDA Buleleng juga tampak hadir, termasuk orangtua siswa TK.
“Selain diikuti 104 siswa TK ‘Aisyiyah, lomba goresan atau lukis juga diikuti anak-anak TK lain, seperti TK At Thoriq, TK Diponegoro, TK Masjid Agung Jami’ Singaraja, TK Nurul Mubin Kampung Singaraja. Sebenarnya kami mengundang TK-TK negeri dan TK Hindu. Namun, karena masih dalam suasana libur Galungan dan Kuningan, mereka tidak bisa ikut,” kata Kepala TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja, Anik Rusmiati, S.Pd., Sabtu (2/3/2024).


Dalam lomba lukis tersebut, anak-anak melukis sesuai kreasi mereka di atas kain kanvas sepanjang 70 meter, sesuai dengan usia TK ‘Aisyiyah yang memasuki tahun ke-70. Masing-masing peserta terdiri atas 4 orang. Masing-masing kelompok melukis di kain kanvas yang sudah dipetak-petak, menggunakan spidol dan krayon.
“Anak-anak diminta menggoreskan kreasi mereka. Temanya milad ke-70 TK ‘Aisyiyah Singaraja. Goresan mereka boleh apa saja. Asal sesuai tema. Misalnya ada yang melukis balon balon. Pokoknya bebas sesuai kreasi mereka,” jelas Anik Rusmiati.
Sementara lomba kedua khusus untuk orangtua siswa, yakni lomba menu makanan sehat untuk anak-anak, dengan dana Rp 10 ribu. “Peserta lomba harus menampilkan menu yang membuat anak-anak tertarik untuk makan. Menunya lengkap, ada sayur, ada karbohidrat, ada proteinnya, dan ada mineralnya,” kata Anik Rusmiati.
Lomba ini dimaksudkan agar para ibu terbiasa menyiapkan makanan sehat untuk anak-anaknya nanti. Para orangtuanya diharapkan tidak hanya membekali anak-anaknya dengan makanan siap saji saja.



“Kadang-kadang para orangtua kan cari gampangnya saja, membuat makanan untuk anak-anak dari sosis, naget, yang gitu-gitu saja. Dari lomba ini diharapkan bagaimana dengan uang Rp 10 ribu, para orangtua dapat membuat makanan yang sehat. Misalnya dari tempe tapi dikemas dengan baik. Juga membiasakan anak-anak makan sayur. Bagaimana sayur dikemas, misalnya dicampur dengan nasinya, sehingga anak-anak tidak terasa kalau dia makan sayur,” paparnya.
TK ‘Aisyiyah Singaraja berdiri 1 April 1954. Menurut Ketua PD ‘Aisyiyah Buleleng, Supartini, TK ‘Aisyiyah merupakan TK tertua nomor 3 di Indonesia. Yang pertama ada di Yogya, dan yang kedua ada di Aceh.
Jumlah siswa TK ‘Aisyiyah Singaraja saat ini sebanyak 104 orang, terdiri atas TK di Jl Sulawesi sebanyak 17 siswa, dan Jl. Merak sebanyak 87 siswa. (smb)

