Transformasi pendidikan yang berkualitas tidak dapat dilepaskan dari peran guru dan tenaga kependidikan yang profesional. Berangkat dari semangat tersebut, Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Buleleng menyelenggarakan Workshop Penguatan Profesionalisme Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) dalam Mewujudkan Pendidikan Berkarakter, Unggul, dan Berkemajuan. Dibuka pada hari Sabtu (13/06) dan bertempat di SD Muhammadiyah Singaraja
Kegiatan yang diikuti oleh kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan dari berbagai sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Buleleng ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Majelis Dikdasmen dan PNF dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia pendidikan. Melalui workshop ini, peserta dibekali berbagai wawasan dan strategi untuk meningkatkan kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas pendidikan.
Sekertaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Buleleng, Nyoman Dodi Irianto, dalam sambutannya menegaskan bahwa guru merupakan aktor utama dalam proses transformasi pendidikan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas dan profesionalisme guru harus menjadi prioritas agar sekolah Muhammadiyah mampu menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas serta relevan dengan perkembangan zaman.
“Transformasi pendidikan tidak cukup hanya melalui pembaruan kurikulum atau sarana prasarana. Perubahan yang sesungguhnya dimulai dari guru yang terus belajar, berinovasi, dan berkomitmen memberikan pendidikan terbaik bagi peserta didik,” ujarnya.
Dalam workshop tersebut, peserta memperoleh materi mengenai penguatan profesionalisme pendidik, penguatan budaya mutu sekolah, serta implementasi pendidikan karakter dalam seluruh aktivitas pendidikan. Berbagai sesi diskusi juga menjadi ruang kolaborasi bagi para peserta untuk saling bertukar pengalaman dan inspirasi.
Selain peningkatan kompetensi akademik, workshop ini menekankan pentingnya pendidikan karakter sebagai ruh pendidikan Muhammadiyah. Di tengah tantangan era digital dan perubahan sosial yang semakin cepat, sekolah dituntut mampu membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia, integritas, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.
Melalui kegiatan ini, Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Buleleng berharap seluruh pendidik dan tenaga kependidikan Muhammadiyah semakin siap menghadapi tantangan pendidikan masa depan serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah masing-masing. Profesionalisme yang terus berkembang diharapkan dapat melahirkan inovasi pembelajaran yang berdampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan dan prestasi peserta didik.
Workshop berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang aktif mengikuti setiap sesi kegiatan. Di akhir acara, seluruh peserta berkomitmen untuk mengimplementasikan hasil workshop di sekolah masing-masing sebagai langkah nyata mewujudkan pendidikan Muhammadiyah yang berkarakter, unggul, dan berkemajuan.
Dengan semangat kolaborasi dan peningkatan mutu yang berkelanjutan, Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Buleleng optimistis sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Buleleng akan terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang unggul, adaptif terhadap perubahan, serta mampu mencetak generasi Islam yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing global.

