SuaraMu Buleleng – Suasana berbeda tampak di SMP Muhammadiyah 2 Singaraja pada Kamis (4/9/2025). Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, sekolah ini menggelar Lomba Keagamaan dengan penuh kemeriahan dan nuansa religius. Seluruh siswa, guru, dan karyawan larut dalam semangat kebersamaan untuk menjadikan momen Maulid Nabi sebagai sarana syiar Islam sekaligus ajang pembinaan karakter siswa.
Sejak pagi, para siswa datang dengan busana muslim yang rapi, membawa aura khidmat sekaligus semangat. Kegiatan dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an bersama-sama, menambah suasana sakral yang menyelimuti halaman sekolah. Bacaan yang menggema tidak hanya menumbuhkan kekhusyukan, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sehari-hari.
Berbagai lomba Islami pun digelar untuk memeriahkan acara. Jenis perlombaan meliputi tilawah Al-Qur’an, hafalan Al-Qur’an, cerdas cermat Islami, dan kaligrafi. Keempat lomba ini dirancang tidak hanya untuk menguji pengetahuan agama siswa, tetapi juga untuk menggali potensi, bakat, serta kreativitas mereka dalam mengekspresikan nilai-nilai Islami.
Lomba tilawah menjadi salah satu cabang yang paling dinanti. Para peserta tampil dengan penuh percaya diri melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan suara merdu. Beberapa bahkan mampu menghayati bacaan dengan tartil yang baik sehingga membuat suasana semakin khidmat. Tepuk tangan audiens mengiringi setiap penampilan, sebagai bentuk apresiasi dan dukungan bagi para peserta.
Sementara itu, lomba hafalan Al-Qur’an menampilkan siswa-siswi yang sudah terbiasa menghafal surat-surat pilihan. Mereka dengan lancar menyebutkan ayat demi ayat yang diujikan oleh dewan juri. Lomba ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda SMP Muhammadiyah 2 Singaraja memiliki semangat tinggi dalam menghafalkan dan menjaga kemurnian Al-Qur’an.
Keseruan lain tampak dalam lomba cerdas cermat Islami. Tiga siswa dalam setiap regu beradu cepat menjawab pertanyaan seputar Al-Qur’an, hadits, sejarah Islam, hingga akhlak mulia. Sorak sorai dan tepuk tangan penonton terdengar riuh ketika tim-tim peserta berusaha saling mengungguli. Lomba ini tidak hanya menguji kecerdasan, tetapi juga melatih kekompakan serta sportivitas.
Di sisi lain, lomba kaligrafi Islami menampilkan keindahan seni yang berpadu dengan ayat-ayat Al-Qur’an. Dengan penuh ketelitian, para peserta menuangkan kreativitas mereka di atas kertas, menghasilkan karya seni bernilai islami yang indah dipandang. Setiap goresan huruf seolah memancarkan cinta dan penghormatan kepada kalamullah.
Salah seorang peserta lomba tilawah mengungkapkan rasa bahagianya bisa tampil di hadapan teman-temannya. “Saya senang bisa ikut berpartisipasi. Awalnya saya gugup, tapi setelah mulai membaca, saya merasa lebih percaya diri. Semoga pengalaman ini bisa membuat saya lebih rajin membaca Al-Qur’an di rumah,” ungkapnya.
Kemeriahan lomba berlangsung hingga menjelang siang hari. Meski ada yang meraih gelar juara dan ada yang belum beruntung, seluruh peserta tetap merasa bangga karena bisa berpartisipasi. Para guru menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar mencari pemenang, tetapi yang terpenting adalah pengalaman belajar, keberanian tampil, serta nilai-nilai islami yang diperoleh.
Acara kemudian ditutup dengan shalat Dzuhur berjamaah. Kegiatan penutup ini sekaligus menjadi pengingat bahwa seluruh aktivitas dalam kehidupan, termasuk perlombaan, seharusnya tetap bermuara pada ibadah dan penghambaan kepada Allah SWT.
Dengan terselenggaranya kegiatan Semarak Maulid Nabi ini, SMP Muhammadiyah 2 Singaraja berharap agar seluruh siswa dapat terus meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW. Melalui lomba-lomba Islami, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter, beriman, dan berakhlak mulia sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an dan sunnah Nabi. (smb)

