SuaraMu Buleleng — Tak menunggu waktu lama setelah sukses menjadi tuan rumah Konferensi Pimpinan Wilayah (Konpiwil) IPM Bali yang ditutup secara khidmat pada Minggu (15/6/2025) di SMP Muhammadiyah 2 Singaraja, Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Buleleng langsung melanjutkan aksi nyata dengan menggelar audiensi ke Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Buleleng pada Senin pagi (16/6/2025).
Audiensi ini menjadi langkah awal strategis pasca-Konpiwil dalam memperkuat sinergi antara IPM dan Disdikpora guna mendorong peran aktif pelajar dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor pendidikan, kepemudaan, dan olahraga.
PD IPM Buleleng yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Ramdhan Bagus Prabaswara, menyampaikan laporan hasil Konpiwil, gagasan program kerja organisasi ke depan, serta membuka ruang kolaborasi bersama Disdikpora untuk mendukung pengembangan potensi pelajar di Buleleng.
“Kami ingin memastikan bahwa suara pelajar di Buleleng mendapat ruang, perhatian, dan dukungan yang layak. Kami mengajak Disdikpora untuk bersama-sama membina generasi muda agar lebih aktif, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi daerah,” ujar Ramdhan.
Kehadiran PD IPM Buleleng diterima langsung oleh Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Putu Pasek Sujendra, S.Pd, yang mewakili Disdikpora Kabupaten Buleleng. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan gerak cepat IPM Buleleng pasca-Konpiwil.
“Kami menyambut baik kolaborasi seperti ini, terutama yang berasal dari organisasi kepemudaan yang aktif dan memiliki komitmen dalam membina pelajar. Disdikpora siap mendukung kegiatan positif yang mampu mendorong pelajar agar lebih kreatif, berprestasi, dan memiliki karakter unggul,” ungkap Putu Pasek Sujendra.
Langkah strategis ini menjadi bukti konkret komitmen PD IPM Buleleng dalam menjaga keberlanjutan gerakan pasca-Konpiwil. Selain memperkuat jejaring dengan stakeholder daerah, PD IPM Buleleng juga menegaskan peran pelajar Muhammadiyah sebagai mitra strategis dalam pembangunan sumber daya manusia di wilayah Bali Utara. (smb)

